Solar Langka, Pertamina Sanksi 26 SPBU Nakal di Riau dan Akan Kurangi Pengiriman

ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Sejumlah antrian kendaraan terjadi di beberapa SPBU di kota Pekanbaru dan Riau. Hal ini karena adanya kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.

Sebelumnya, PT Pertamina mengklaim bahwa pengiriman bahan bakar bersubsidi untuk jenis solar masih tercukupi untuk wilayah Riau.

Akan tetapi karena ini, disebutkan bahwa adanya kecurangan yang dilakukan pihak SPBU lantaran masih melayani pembelian BBM menggunakan jeriken dan lainnya.

Disebutkan Section Head Communication dan Relation Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Agustiawan, Selasa (16/8/2022), bahwa sudah ada tercatat 26 SPBU yang ditindak karena bermain curang.

“Update terakhir ada 26 SPBU yang telah kami beri sanksi terkait penyaluran BBM subsidi tidak tepat,” terang Agustiawan, dalam keterangannya yang dikutip dari Antara.

Untuk SPBU-SPBU tersebut, pihaknya telah memberikan teguran dan sanksi berupa denda hingga dihentikan penyaluran BBM subsidi ke SPBU-SPBU tersebut.

“Untuk sanksi yang kita berikan mulai dari denda hingg penghentian penyaluran BBM subsidi ke SPBU tersebut. Sanksi diberikan sesuai kontrak kerjanya dengan Pertamina,” ungkap Agus.

Namun dari 26 SPBU itu, ada tiga kategori pelanggaran yang dilakukan. Pertama soal penyaluran yang tidak sesuai surat edaran Gubernur Riau. Dan kedua, terkait SPBU melayani pembelian bio solar dengan wadah jeriken tanpa rekomendasi. Terakhir melayani kendaraan yang mengisi berulang.

“Untuk mengisi berulang (mobil dengan tangki modifikasi),” katanya.

SPBU yang ditindak tegas ini, dikatakan Agus, sesuai langkah-langkah yang ditangani Polda Riau. Dan dari Polda Riau mencatat telah menangani 14 kasus tindak pidana Migas sepanjang 2020. Dari jumlah kasus itu, 18 orang jadi tersangka. 16 diantaranya beroperasi di Rokan Hulu dan Rokan Hilir. []

You May Also Like